Skip to content

Subterra - Indonesian Community for Karst, Cave dan Speleologi

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size default color light color
You're here:Entrance
Link ke situs konservasi dan kaidah penelusuran gua
Sunday, 16 December 2007
 

Written by Sunu Widjanarko,

Views : 2367    

Favoured : 206

Published in : , Konservasi


Di bawah ini adalah beberapa link ke situs-situs yang memuat tentang peraturan, kode etik, dan konservasi.
Editor's review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Menurut PP Nomor 26 Tahun 2008, Kawasan Karst Adalah Kawasan Lindung
Friday, 22 August 2008
 

Written by Sunu Widjanarko,

Views : 3851    

Favoured : 146

Published in : , Informasi

Menurut PP Nomor 26 Tahun 2008, Kawasan bentang alam goa dan karst Adalah Kawasan Lindung. Unduh Peraturan Pemerintah tersebut.
Cermati Pasal 52 ayat (5) huruf a, Pasal 53 ayat (1) huruf b, dan Pasal 60 Ayat (2) huruf c dan f

Editor's review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Selamatkan Karst Grobogan dan Pati
Thursday, 24 April 2008
 

Written by Sunu Widjanarko,

Views : 4820    

Favoured : 202

Published in : , Kliping dan Paper

Tags : lingkungan, karst, grobogan

Perbukitan batu gamping di sekitar perbatasan Kabupaten Grobogan dan Pati, Jawa Tengah, memiliki peran dan nilai yang sangat penting bagi ekosistem di kedua kabupaten tersebut. Peran dan nilai yang sebenarnya jauh lebih besar daripada anggapan bahwa nilai perbukitan itu hanya merupakan tumpukan batu gamping raksasa yang menunggu ditambang, dikeruk, diledakkan, dan dikirim ke pabrik semen atau pabrik-pabrik lainnya. Pengrusakan kawasan batu gamping ini akan memengaruhi ekosistem untuk daerah yang jauh lebih luas daripada perkiraan. Ujung- ujungnya, korban terakhirnya adalah umat manusia karena alam memiliki mekanisme pertahanan yang sempurna. Jika tekanan terhadap dirinya makin berat, maka dia akan menyeimbangkan dirinya dengan cara membuat bencana agar dapat mengurangi populasi manusia. Perbukitan batu gamping kawasan ini memiliki sifat-sifat kawasan karst.

Editor's review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Perjalanan-perjalanan Caving
Thursday, 20 March 2008
 

Written by Sunu Widjanarko,

Views : 4693    

Favoured : 234

Published in : , Perjalanan


Berikut ini adalah daftar link ke Blog atau Website lain yang menampilkan perjalanan maupun ekspedisi caver Indonesia.
Editor's review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Speleogenesa Gua-gua Tuban
Thursday, 13 March 2008
 

Written by Ahmad Bahtiazhar Rodhial Falah,

Views : 3588    

Favoured : 224

Published in : , Kliping dan Paper


Secara umum, gua-gua di area karst Tuban terbentuk pada masa phreatik. Pembentukannya berlangsung ketika masih berada dibawah waterlevel. Interpretasi ini diperoleh dari pengamatan secara visual,  dimana hampir keseluruhan lorong gua yang ditelusuri selama penelitian merupakan gua dengan lorong yang bercabang-cabang dan saling terhubung satu dengan yang lain. Bentuk-bentuk percabangannya sangat tidak teratur. Tidak seperti pola-pola percabangan yang dibentuk oleh aliran permukaan. Selain itu, permukaan dinding gua relatif halus. Scallops, cekungan-cekungan kecil hasil pelarutan yang terbentuk pada batugamping, penciri khas pelarutan oleh aliran permukaan tidak ditemui.   
Editor's review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Liang Bua Flores, “Missing Link ” kebanyakan ditemukan di dasar gua…???
Friday, 07 March 2008
 

Written by Ahmad Bahtiazhar Rodhial Falah,

Views : 2461    

Favoured : 182

Published in : , Perjalanan

(Oleh-oleh 17 agustusan dari Flores)

Menjelang ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-62, kami mendapat kehormatan untuk bergabung dengan tim Puslit Arkeologi Nasional yang masih melanjutkan penelitian di Liang Bua-Flores, tempat ditemukannya fosil manusia purba yang sempat menggemparkan dunia ilmu pengetahuan setelah diyakini sebagai hominid khas flores (homo floresiensis). Kedatangan kami ke Liang Bua tidak hanya sebatas untuk membantu masalah teknik di medan sulit saja, tetapi juga di minta untuk membantu menganalisa proses genesa Liang Bua dari sudut pandang speleolog, suatu hal yang cukup membanggakan setelah selama ini speleologi hanya dipandang sebelah mata oleh banyak pihak (terutama orang negeri sendiri).

Editor's review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
Vertical Caving, Single Rope Technique
Tuesday, 11 March 2008
 

Written by Sunu Widjanarko,

Views : 4813    

Favoured : 155

Published in : , Teknik-teknik Penelusuran Gua

Tags : SRT, vertical caving, single rope technique


Single Rope Technique (SRT) adalah teknik yang dipergunakan untuk untuk menelusuri gua-gua vertikal dengan menggunakan satu tali sebagai lintasan untuk naik dan turun medan-medan vertikal. Berbagai sistem telah berkembang sesuai dengan kondisi medan di tempat lahirnya masing-masing metode. Namun yang paling banyak dipergunakan adalah Frog Rig System.
Editor's review User comments Quote this article in website Favoured Print Send to friend Save this to del.icio.us Related articles Read more...
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Berikutnya > Akhir >>

Hasil 1 - 11 dari 66
Advertisement
Google
 

Masuk Gua

Chamber

1 tamu online

Syndicate