<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rdf:RDF
	xmlns="http://purl.org/rss/1.0/"
	xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel rdf:about="http://subterra.web.id">
		<title>Subterra Indonesia</title>
		<description>Subterra site syndication</description>
		<link>http://subterra.web.id</link>
		<image rdf:resource="http://subterra.web.id/images/M_images/joomla_rss.png" />
	   <dc:date>2010-03-10T07:07:21+01:00</dc:date>
		<items>
			<rdf:Seq>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/konservasi/link-ke-situs-konservasi-dan-kaidah-penelusuran-gua.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/informasi/menurut-pp-nomor-26-tahun-2008-kawasan-karst-adalah-kawasan-lindung.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/kliping-dan-paper/selamatkan-karst-grobogan-dan-pati.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/ekspedisi/perjalanan-perjalanan-caving.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/kliping-dan-paper/speleogenesa-gua-gua-tuban.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/ekspedisi/liang-bua-flores-missing-link-kebanyakan-ditemukan-di-dasar-gua.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-single-rope-technique.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/caving/vertikal-caving.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-simpul-yang-direkomendasikan.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-tali-static-rope.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-organisasi-rigging.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-simpul-dan-tambatan.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/caving/perlengkapan-personal-untuk-caving-personal-equipment.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/caving/teknik-penelusuran-gua-horisontal.html"/>
				<rdf:li rdf:resource="http://subterra.web.id/caving/cave-survival.html"/>
			</rdf:Seq>
		</items>
	</channel>
	<image rdf:about="http://subterra.web.id/images/M_images/joomla_rss.png">
		<title>Subterra Indonesia</title>
		<link>http://subterra.web.id</link>
		<url>http://subterra.web.id/images/M_images/joomla_rss.png</url>
	</image>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/konservasi/link-ke-situs-konservasi-dan-kaidah-penelusuran-gua.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2007-12-16T21:32:20+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Link ke situs konservasi dan kaidah penelusuran gua</title>
		<link>http://subterra.web.id/konservasi/link-ke-situs-konservasi-dan-kaidah-penelusuran-gua.html</link>
		<description>Di bawah ini adalah beberapa link ke situs-situs yang memuat tentang peraturan, kode etik, dan konservasi.</description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/informasi/menurut-pp-nomor-26-tahun-2008-kawasan-karst-adalah-kawasan-lindung.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-08-22T18:57:10+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Menurut PP Nomor 26 Tahun 2008, Kawasan Karst Adalah Kawasan Lindung</title>
		<link>http://subterra.web.id/informasi/menurut-pp-nomor-26-tahun-2008-kawasan-karst-adalah-kawasan-lindung.html</link>
		<description>Menurut PP Nomor 26 Tahun 2008, Kawasan bentang alam goa dan karst Adalah Kawasan Lindung. Unduh Peraturan Pemerintah tersebut. (http://www.bktrn.org/public/BatangTubuh_PP26-2008.pdf)Cermati Pasal 52 ayat (5) huruf a, Pasal 53 ayat (1) huruf b, dan Pasal 60 Ayat (2) huruf c dan f</description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/kliping-dan-paper/selamatkan-karst-grobogan-dan-pati.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-04-24T09:30:24+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Selamatkan Karst Grobogan dan Pati</title>
		<link>http://subterra.web.id/kliping-dan-paper/selamatkan-karst-grobogan-dan-pati.html</link>
		<description>Perbukitan batu gamping di sekitar perbatasan Kabupaten Grobogan dan Pati, Jawa Tengah, memiliki peran dan nilai yang sangat penting bagi ekosistem di kedua kabupaten tersebut. Peran dan nilai yang sebenarnya jauh lebih besar daripada anggapan bahwa nilai perbukitan itu hanya merupakan tumpukan batu gamping raksasa yang menunggu ditambang, dikeruk, diledakkan, dan dikirim ke pabrik semen atau pabrik-pabrik lainnya. Pengrusakan kawasan batu gamping ini akan memengaruhi ekosistem untuk daerah yang jauh lebih luas daripada perkiraan. Ujung- ujungnya, korban terakhirnya adalah umat manusia karena alam memiliki mekanisme pertahanan yang sempurna. Jika tekanan terhadap dirinya makin berat, maka dia akan menyeimbangkan dirinya dengan cara membuat bencana agar dapat mengurangi populasi manusia. Perbukitan batu gamping kawasan ini memiliki sifat-sifat kawasan karst. </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/ekspedisi/perjalanan-perjalanan-caving.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-20T06:00:28+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Perjalanan-perjalanan Caving</title>
		<link>http://subterra.web.id/ekspedisi/perjalanan-perjalanan-caving.html</link>
		<description>Berikut ini adalah daftar link ke Blog atau Website lain yang menampilkan perjalanan maupun ekspedisi caver Indonesia.</description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/kliping-dan-paper/speleogenesa-gua-gua-tuban.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-13T21:36:50+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Speleogenesa Gua-gua Tuban</title>
		<link>http://subterra.web.id/kliping-dan-paper/speleogenesa-gua-gua-tuban.html</link>
		<description>Secara umum, gua-gua di area karst Tuban terbentuk pada masa phreatik. Pembentukannya berlangsung ketika masih berada dibawah waterlevel. Interpretasi ini diperoleh dari pengamatan secara visual,  dimana hampir keseluruhan lorong gua yang ditelusuri selama penelitian merupakan gua dengan lorong yang bercabang-cabang dan saling terhubung satu dengan yang lain. Bentuk-bentuk percabangannya sangat tidak teratur. Tidak seperti pola-pola percabangan yang dibentuk oleh aliran permukaan. Selain itu, permukaan dinding gua relatif halus. Scallops, cekungan-cekungan kecil hasil pelarutan yang terbentuk pada batugamping, penciri khas pelarutan oleh aliran permukaan tidak ditemui.    </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/ekspedisi/liang-bua-flores-missing-link-kebanyakan-ditemukan-di-dasar-gua.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-07T22:56:01+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Liang Bua Flores, “Missing Link ” kebanyakan ditemukan di dasar gua…???</title>
		<link>http://subterra.web.id/ekspedisi/liang-bua-flores-missing-link-kebanyakan-ditemukan-di-dasar-gua.html</link>
		<description>(Oleh-oleh 17 agustusan dari Flores)Menjelang ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-62, kami mendapat kehormatan untuk bergabung dengan tim Puslit Arkeologi Nasional yang masih melanjutkan penelitian di Liang Bua-Flores, tempat ditemukannya fosil manusia purba yang sempat menggemparkan dunia ilmu pengetahuan setelah diyakini sebagai hominid khas flores (homo floresiensis). Kedatangan kami ke Liang Bua tidak hanya sebatas untuk membantu masalah teknik di medan sulit saja, tetapi juga di minta untuk membantu menganalisa proses genesa Liang Bua dari sudut pandang speleolog, suatu hal yang cukup membanggakan setelah selama ini speleologi hanya dipandang sebelah mata oleh banyak pihak (terutama orang negeri sendiri). </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-single-rope-technique.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-11T11:09:53+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Vertical Caving, Single Rope Technique</title>
		<link>http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-single-rope-technique.html</link>
		<description>Single Rope Technique (SRT) adalah teknik yang dipergunakan untuk untuk menelusuri gua-gua vertikal dengan menggunakan satu tali sebagai lintasan untuk naik dan turun medan-medan vertikal. Berbagai sistem telah berkembang sesuai dengan kondisi medan di tempat lahirnya masing-masing metode. Namun yang paling banyak dipergunakan adalah Frog Rig System.     </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/caving/vertikal-caving.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-11T11:07:42+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Vertikal Caving</title>
		<link>http://subterra.web.id/caving/vertikal-caving.html</link>
		<description>Banyak hal yang harus dipelajari ketika kita memutuskan untuk mulai menelusuri gua vertikal.Peralatan Personal Untuk Vertical Caving Peralatan Rigging (pemasangan lintasan) Teknik Pemasangan LintasanTeknik meniti tali tunggal (Single Rope Technique), naik (ascending) dan turun (descending) </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-simpul-yang-direkomendasikan.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-11T10:36:00+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Vertical Caving, Simpul Yang Direkomendasikan</title>
		<link>http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-simpul-yang-direkomendasikan.html</link>
		<description>Pada aktifitas penelusuran gua (caving) terdapat banyak simpul yang dipergunakan, berikut dengan fungsi kegunaannya, berikut kami sajikan beberapa jenis simpul yang di rekomendasikan dipergunakan dalam kegiatan sesuai dengan standart keamana. </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-tali-static-rope.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-11T10:07:31+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Vertical Caving, Tali (Static Rope)</title>
		<link>http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-tali-static-rope.html</link>
		<description>Tali yang dipergunakan untuk vertical caving adalah jenis static rope. Yaitu jenis tali yang memiliki angka kemuluran (elongasi) yang rendah. </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-organisasi-rigging.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-11T10:18:21+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Vertical Caving, Organisasi Rigging</title>
		<link>http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-organisasi-rigging.html</link>
		<description>Organisasi Rigging, Yang dimaksud dengan organisasi rigging adalah manajemen dan pembagian kerja saat pembuatan lintasan. Persiapan dan pengaturan yang dilakukan meliputi banyak hal : </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-simpul-dan-tambatan.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-11T09:45:48+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Vertical Caving, Simpul dan Tambatan</title>
		<link>http://subterra.web.id/caving/vertical-caving-simpul-dan-tambatan.html</link>
		<description>Di dalam vertical caving, dikenal simpul untuk sambungan antar tali (knot) dan tambatan (attachment). Dibawah ini adalah beberapa simpul dan tambatan yang direkomendasikan dan yang tidak, untuk dipergunakan:</description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/caving/perlengkapan-personal-untuk-caving-personal-equipment.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-03T22:30:34+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Perlengkapan Personal Untuk Caving (Personal Equipment)</title>
		<link>http://subterra.web.id/caving/perlengkapan-personal-untuk-caving-personal-equipment.html</link>
		<description>Persiapan untuk memasuki gua dibutuhkan perlengkapan yang lengkap, disamping peralatan yang dibutuhkan oleh Team, berikut adalah peralatan yang sebaiknya dipersiapkan untuk personal (perorangan), meliputi sepatu, cover all, hand glove, helm, boom dan lainnya, secara rinci disampaikan sebagai berikut dengan spesifikasinya (persyaratan standart dan kondisi). </description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/caving/teknik-penelusuran-gua-horisontal.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-03T22:03:31+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Teknik Penelusuran Gua Horisontal</title>
		<link>http://subterra.web.id/caving/teknik-penelusuran-gua-horisontal.html</link>
		<description>I. PENELUSURAN GUA HORISONTALMedan pada gua horisontal sangat bervariasi, mulai pada lorong-lorong yang dapat dengan mudah di telusuri, sampai lorong yang membutuhkan teknik khusus untuk dapat melewatinya.</description>
	</item>
	<item rdf:about="http://subterra.web.id/caving/cave-survival.html">
		<dc:format>text/html</dc:format>
		<dc:date>2008-03-01T17:42:08+01:00</dc:date>
		<dc:source>http://subterra.web.id</dc:source>
		<title>Cave Survival</title>
		<link>http://subterra.web.id/caving/cave-survival.html</link>
		<description>Artikel mengenai eksplorasi gua dan survival di gua bila anda tersesat didalam guaSalah satu artikel pada publikasi Newcastle and Hunter Valley Speleological Society. (http://nhvss.org.au/pubs/Newcaves15.pdf)               Terjemahan bebasnya (#survival)  http://www.abc-of-hiking.com/natural-hazards/cave-survival.asp (http://www.abc-of-hiking.com/natural-hazards/cave-survival.asp)Tanggal 23 April 1983 delapan angota Greater Cincinnati Grotto dari National Speleological Society terjebak oleh bajir di Gua Precinct #11 di Rockcastle County, Kentucky. Yang ada berikut ini adalah persiapan dan tindakan yang dapat kita ambil selama tiga hari kami habiskan di gua tersebut. Ini tidak berarti bahwa ini merupakan daftar yang lengkap untuk semua situasi, tetapi menggambarkan apa yang telah membantu kami untuk tetap pada kondisi fisik dan mental yang baik.</description>
	</item>
</rdf:RDF>
